Belakangan tambah banyak temen-temen yg pada nulis TGIF di status bbm maupun twitter. Udah pada tau TGIF kan? Well, FYI aja, TGIF itu singkatan dari thanks God it's friday. Mungkin tambah nge-trend di Indonesia abis konsernya Katy Perry, dimana salah satu judul lagu dalam album terbarunya adalah TGIF Last Friday Night.
Entah maksud mereka nulis TGIF itu apa, apakah ucapan syukur hari Jumat yg menurut agama gue termasuk hari yg suci khususnya buat cowok, atau apa gara-gara mendekati weekend. Somehow, gue nggak terlalu suka, kadang justru risih ngliat tiap Jumat bahkan ada temen gue statusnya selalu TGIF, seolah menjadi jadwal pasti buat update status rutin ky gitu. Terlepas dari trend atau ungkapan hati, gue masih tetep aja risih. Well, mungkin TGIF juga jd sebuah trend semacam trend galau yg lagi marak. Nggak bisa disalahin si, bahkan twitter, facebook, bbm pun seolah sekarang jadi "diary galau".
"Everyday should be a better day"
Ya, walau gue termasuk tipe cowok pemalas, gue masih berusaha buat mewujudkan idealisme gue itu. Itu juga yg mungkin bikin gue nggak sreg sama TGIF. Seolah ky yg paling penting cuman hari Jumat aja dalam hidup. Maybe for some children, it's ok to say TGIF, berhubung mereka masih sekolah gitu. Tapi buat yg udah pada kerja, menurut gue tetep aja aneh. C'mon, grow up! Kalo mereka nggak punya hari senin - kamis yg sama sekali nggak mereka syukurin dalam kalimat TGIF, mereka mau makan apa coba? Makan Jumat?
Tanpa kita sadari, mungkin ungkapan TGIF itu juga merupakan sebuah reminder. Hal yg sama juga berlaku pada ungkapan IHM atau "i hate monday". Kita patut mempertanyakan produktivitas yg telah kita capai di hari efektif yg kita lalui sebelum akhirnya mengucapkan TGIF. Apakah saat kita menginjak hari Senin kita sudah menatap hari Jumat hanya untuk mengucap TGIF, atau kita menginjak hari Senin dengan semangat yg sama yg kita punya di hari Jumat.
Thanks God for everyday. . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar